Course Content
Pengantar dan Konsep Dasar Sistem Informasi Geografis (SIG)
0/2
Instalasi dan Pengenalan QGIS
Memperkenalkan QGIS sebagai software GIS alternatif
0/4
Analisa Spasial Dasar
Melakukan Analisa spasial dasar (geoprocessing) seperti overlay, buffering, clipping dan sebagainya serta Analisa data atribut dan pengecekan error (Topology). Sehingga dapat digunakan untuk memecahkan masalah yang terjadi.
0/6
Pemetaan dan Visualisasi Data
Menjelaskan prinsip dasar pemetaan dan kartografi, Desain peta yang interaktif, penggunaan symbol dan legenda, serta visualisasi data dengan menggunakan QGIS dengan efektif.
0/6
Gabung dengan Komunitas dan Diskusi Lebih Lanjut
Halo Sobat NGI, Butuh diskusi lebih lanjut bersama para instruktur?Yuk, bergabung dalam grup komunitas dan jadi #Selangkahdidepan bersama NGI!
0/1
Dasar Sistem Informasi Geografis (SIG) Menggunakan QGIS

Pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil mencakup perencanaan, pemanfaatan, pengawasan, dan pengendalian interaksi manusia dalam pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan. Tujuannya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sesuai amanat UU No. 27 tahun 2007 jo UU No. 1 Tahun 2014, khususnya pada pasal 7 ayat 3, pemerintah daerah diwajibkan untuk menyusun rencana pengelolaan pesisir dan pulau-pulau kecil, termasuk Rencana Strategis WP-3-K, Rencana Zonasi WP-3-K, Rencana Pengelolaan WP-3-K, dan Rencana Aksi WP-3-K. Salah satu dari dokumen tersebut, Rencana Zonasi WP-3-K, merupakan dokumen spasial yang disajikan dalam bentuk peta. Namun, saat ini terdapat kendala dimana peta Rencana Zonasi WP-3-K yang dihasilkan tidak seragam dalam hal penyediaan data, proses pemetaan dan analisis, serta format penyajian peta yang sesuai dengan kaidah kartografis.

Panduan penyajian peta RZWP3K (Sumber: Kementerian Kelautan dan Perikanan, 2016) untuk berbagai skala peta dapat diakses disini.

0% Complete
Scroll to Top